
Harga perak masih kesulitan naik stabil karena sentimen pasar global lagi "risk-on". Harapan damai dagang AS-Tiongkok bikin investor lebih berani masuk saham dan aset berisiko, bukan lari ke aset lindung nilai seperti emas dan perak. Selain itu, pasar juga lagi nunggu keputusan The Fed. Kalau The Fed masih kedengarannya hati-hati setelah memangkas bunga, imbal hasil obligasi bisa tetap tinggi dan itu bikin perak kurang menarik untuk jangka pendek. Kondisi ini bikin perak gampang kebawa turun kalau ada profit taking.
Tapi dari sisi fundamental besar, perak masih punya cerita kuat. Permintaan industri dari sektor kendaraan listrik, panel surya, elektronik, sampai data center tetap tinggi, sementara suplai fisiknya nggak gampang nambah cepat. Artinya, walaupun harganya fluktuatif hari ke hari karena sentimen pasar, banyak analis masih melihat perak menarik untuk jangka menengah karena kebutuhan riilnya di industri terus naik. Jadi gambarnya gini: jangka pendek perak masih kebawa arus psikologis pasar dan komentar The Fed, tapi jangka panjangnya masih ditopang sektor energi bersih dan teknologi.
Harga perak pada saat analisis ini dirilis adalah $47.485
Disclaimer:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...